Mobil berkelir ungu ini adalah tunggangan dari Harris yang merupakan dedengkot dari rumah modifikasi dibilangan Jakarta Timur bernama Brilliant. Mobil Holden Torana lansiran tahun 1978 berkapasitas 2850cc kepunyaannya ini sebelumnya belum berwujud seperti sekarang, karena hampir 85% dari seluruh bodinya telah mengalami rekondisi dengan memakan waktu setahun. Konsep yang diterapkan untuk membangun mobil ini sebenarnya tidak neko-neko amat, owner cuma membuat mobil ini dengan konsep layaknya mobil hotrod.



Perubahan awal yang tampak adalah mobil yang aslinya empat pintu ini dichop dan digubah menjadi model dua pintu (coupe). Idenya owner selaku modifikator mengambil konsep muscle car lansiran Amerika seperti Dodge Challenger untuk tampilan depannya dan bentuk seperti Chevy Camaro untuk bagian belakangnya.
Buat melibas jalanan pada malam hari, gubahan Lampu depan juga dilakukan dengan mengaplikasikan lampu HID dari BMW seri 5 serta fog lamp Suzuki Escudo 2.0. Tampilan mobil makin gahar dengan grill depan model phantom serta tambahan ducktail custom dibelakang untuk mempertahankan unsur muscle car juga turut terpasang dengan serasi.

Melirik bagian dapur pacu, owner masih tetap dipertahankan keasliannya, akan tetapi mesin straight 6 in-line dari Torana diganti headernya menjadi 4-2-1 dengan muffler custom pipa 2 pasang. Well..tinggal tekan engine start..geber..keluaran suara yang dihasilkan dari mulut knalpotnya terdengar makin hot.

Masuk dibagian kaki-kaki, suspensi asli mobil ini di non-aktif-kan dan diganti sokbreker dari Monroe tapi per-nya tetap orisinil dari Holden. Velg yang dipasang untuk mobil macho ini dipakai model hotrod keluaran dari Billette Specialties dengan dibalut ban dari Kumho Venture ST berukuran P275/60/R15 untuk bagian belakang sedangkan bagian depannya menggunakan ban Achilles Platinum berukuran 195/60/R15 dengan lebar masing-masing ban 8.5'.

Khusus bagian interior tidak banyak mengalami perubahan yang berarti, yang ada hanya setir menggunakan keluaran dari Momo sedangkan untuk pedal set dan shift knob modelnya Maltis Cross. Bagian jok dibalut kulit sintetis warna hitam bergaris putih biar lebih terkesan mobil hotrod dan dapat lebih match dengan warna cat mobil. Untuk up-grade audionya sendiri, owner juga tidak melewatinya, aplikasi head unit keluaran dari Pioneer dan ditemani dengan dua speaker disamping kiri-kanan pintu jadi pilihan.

Dalam proses pengerjaannya, owner selaku modifikator mengakui mengalami kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam membangun mobil ini, terutama ketika mempresisikan bodi mobil yang tadinya empat pintu jadi dua pintu biar bisa pas. Sewaktu dikertas mal semuanya presisi tapi sewaktu pemasangan daun pintu tidak pas jadi semuanya harus diulang dari awal lagi biar bisa pas. Kesulitan lain adalah sewaktu mencari pelek model hotrod, perlu waktu lama untuk hunting sampai keluar kota, tapi akhirnya dapatnya di Jakarta juga.








Spesifikasi:
Mobil Holden Torana 1978 2850 SL buatan Australia; Mesin standar; Suspensi Monroe; Per orisinil Holden; Velg Billette Specialties (front-rear); ban Achilles Platinum 195/60/R15 (front); Kumho Venture ST P275/60/R15 (rear); bodi lampu HID BMW seri 5 (front); replica chevy camarro (rear) grill custom (phantom grill) engine hood custom ducktail custom setir MOMO pedal set Maltis Cross shift knob Maltis Cross handbrake stock jok synthetic black with white lines door trim custom head unit Pioneer speaker 2.

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Follower's